harikoperasinasional_75_2
Sejarah Kabupaten Flores Timur

Kabupaten Flores Timur dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor : 69 tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tk II dalam wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, NTB dan NTT. Undang-Undang tersebut ditetapkan tanggal 20 Desember 1958 sehingga setiap tanggal 20 Desember diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Kabupaten Flores Timur. Pada awal pembentukan Kabupaten Flores Timur terdiri dari 8 Kecamatan yaitu :

  1. Kecamatan Lomblen Timur   Ibukota: Hadakewa
  2. Kecamatan Lomblen Barat    Ibukota: Boto
  3. Kecamatan Solor                   Ibukota: Pamakayo
  4. Kecamatan Adonara Timur    Ibukota: Waiwerang
  5. Kecamatan Adonara Barat     Ibukota: Waiwadan
  6. Kecamatan Larantuka            Ibukota: Larantuka
  7. Kecamatan Wulanggitang     Ibukota: Boru
  8. Kecamatan Tanjung Bunga    Ibukota: Waiklibang
Pada tahun 1964, terjadi pemekaran Kecamatan di Lomblen (Lembata) dan Solor yaitu : Kecamatan Lomblen Timur dimekarkan menjadi 4 kecamatan yaitu :
  1. Kecamatan Omesuri      Ibukota: Balauring
  2. Kecamatan Buyasuri      Ibukota: Wairiang
  3. Kecamatan Ile Ape        Ibukota: Waipukan
  4. Kecamatan Lebatukan    Ibukota: Hadakewa
Kecamatan Lomblen Barat dimekarkan menjadi 2 Kecamatan yaitu:
  1. Kecamatan Atadei       Ibukota: Waiteba
  2. Kecamatan Nagawutung   Ibukota : Boto
Kecamatan Solor dimekarkan menjadi 2 Kecamatan yaitu:
  1. Kecamatan Solor Timur     Ibukota: Menanga
  2. Kecamatan Solor Barat      Ibukota: Ritaebang
  3. Kecamatan Solor Selatan   Ibukota: Kalike
Dengan pemekaran tersebut maka jumlah kecamatan di Kabupaten Flores Timur menjadi 13 Kecamatan yaitu:
  1. Kecamatan Wulanggitang      Ibukota : Boru
  2. Kecamatan Larantuka         Ibukota : Larantuka
  3. Kecamatan Tanjung Bunga     Ibukota : Waiklibang
  4. Kecamatan Adonara Timur     Ibukota : Waiwerang
  5. Kecamatan Adonara Barat     Ibukota : Waiwadan
  6. Kecamatan Solor Timur       Ibukota : Menanga
  7. Kecamatan Solor Barat       Ibukota : Ritaebang
  8. Kecamatan Nagawutung        Ibukota : Boto
  9. Kecamatan Atadei            Ibukota : Waiteba
  10. Kecamatan Lebatukan         Ibukota : Hadakewa
  11. Kecamatan Ile Ape           Ibukota : Waipukan
  12. Kecamatan Omesuri           Ibukota : Balauring
  13. Kecamatan Buyasuri          Ibukota : Wairiang
Pada tahun 1999, ditetapkan UU no 52 tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Lembata dan diresmikan oleh Gubernur NTT pada tahun 1999, maka Kabupaten Flores Timur terdiri hanya terdiri dari pulau Solor, Adonara dan Flores Timur Daratan dan Kecamatan terdiri dari
  1. Kecamatan Wulanggitang      Ibukota : Boru
  2. Kecamatan Larantuka             Ibukota : Larantuka
  3. Kecamatan Tanjung Bunga     Ibukota : Waiklibang
  4. Kecamatan Adonara Timur     Ibukota : Waiwerang
  5. Kecamatan Adonara Barat      Ibukota : Waiwadan
  6. Kecamatan Solor Timur          Ibukota : Menanga
  7. Kecamatan Solor Barat           Ibukota : Ritaebang
Pada tahun 2001, dengan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur No.7 tahun 2001 tentang Peningkatan Status kecamatan pembantu menjadi kecamatan definitif maka jumlah kecamatan di Kabupaten Flores Timur menjadi 13 Kecamatan terdiri dari :
  1. Kecamatan Wulanggitang      Ibukota : Boru
  2. Kecamatan Larantuka         Ibukota : Larantuka
  3. Kecamatan Tanjung Bunga     Ibukota : Waiklibang
  4. Kecamatan Adonara Timur     Ibukota : Waiwerang
  5. Kecamatan Adonara Barat     Ibukota : Waiwadan
  6. Kecamatan Solor Timur       Ibukota : Menanga
  7. Kecamatan Solor Barat       Ibukota : Ritaebang
  8. Kecamatan Titehena          Ibukota : Lato
  9. Kecamatan Ile Mandiri       Ibukota : Lewohala
  10. Kecamatan Wotan ulumado     Ibukota : Baniona
  11. Kecamatan Ile Boleng        Ibukota : Senadan
  12. Kecamatan Witihama          Ibukota : Witihama
  13. Kecamatan Kelobagolit       Ibukota : Pepakelu
Dengan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur No.2 tahun 2006 tentang Pembentukan Kecamatan Baru maka jumlah kecamatan di Kabupaten Flores Timur menjadi 18 Kecamatan terdiri dari :
  1. Kecamatan Wulanggitang      Ibukota : Boru
  2. Kecamatan Ile Bura          Ibukota : Lewotobi
  3. Kecamatan Titehena          Ibukota : Lato
  4. Kecamatan Demon Pagong      Ibukota : Lewokluok
  5. Kecamatan Larantuka         Ibukota : Larantuka
  6. Kecamatan Ile Mandiri       Ibukota : Lewohala
  7. Kecamatan Lewolema             Ibukota : Kawaliwu
  8. Kecamatan Tanjung Bunga      Ibukota : Waiklibang
  9. Kecamatan Solor Barat            Ibukota : Ritaebang
  10. Kecamatan Solor Timur           Ibukota : Menanga
  11. Kecamatan Wotan Ulumado   Ibukota : Baniona
  12. Kecamatan Adonara Barat       Ibukota : Waiwadan
  13. Kecamatan Adonara Tengah    Ibukota : Lewobele
  14. Kecamatan Adonara Timur      Ibukota : Waiwerang
  15. Kecamatan Ile Boleng              Ibukota : Senadan
  16. Kecamatan Witihama               Ibukota : Witihama
  17. Kecamatan Kelubagolit            Ibukota : Pepakelu
  18. Kecamatan Adonara                 Ibukota : Sagu
Sekarang Kabupaten Flores Timur mempunyai 19 Kecamatan dan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 8 Tahun 2009 terjadi lagi pemekaran kecamatan baru, yakni Kecamatan Solor Selatan dengan ibu Kota Kecamatan Kalike.

One thought on “Sejarah Kabupaten Flores Timur

  1. Terima kasih semua informasinya, saya dimudahkan untuk mencari informasi di tahun 1986-1991 saat saya lupa selanjutnya bisa “searching” dan lihat link ini. Contoh jumlah kecamatan di masa 1990-an dan ketemu. Link ini sangat membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top