harikoperasinasional_75_2
Dandim 1624 Flores Timur Jadi Bapak Asuh Anak Stunting.

Dandim 1624 Flores Timur, Letkol Inf. Tunggul Jati hadir sebagai Bapak Asuh Anak Stunting di Flores Timur sebagai kelanjutan dari penetapan Kepala Staf Angkatan Darat RI sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting Nasional, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) di Aula Setda Flores Timur, Selasa 12/07/2022.

Dandim 1624 Flores Timur, Letkol Inf. Tunggul - Foto/Prokopim Flotim

Letkol Tunggul menyebutkan bahwa keterlibatan TNI dalam persoalan stunting ini karena persoalan stunting ini merupakan permasalahan bangsa yang pada akhirnya bermuara pada usaha menciptakan generasi Indonesia yang unggul, sehat dan berkualitas.

Dalam kaitannya dengan bonus demografi yang bakal dihadapi nanti, Letkol Tunggul mengisyaratkan bahwa stunting merupakan persoalan penting yang mengikuti bonus demografi dimaksud. “Bonus demografi terus mau apa? Kurang gizi, sementara kita mau masuk ke waktu yang disebut sebagai bonus demografi, namun demikian ada permasalahan stunting,” jelasnya.

“Kehadiran kami di sini, pada dasarnya siap membantu, baik Korem maupun Kodim. Korem punya program yang nantinya akan dibawa ke sini, salah satunya adalah pemanfaatan hasil turunan dari produk olahan daun kelor, yang diolah menjadi produk pemberian makanan tambahan untuk anak-anak yang menderita stunting,” lanjutnya.

Selain mengakui adanya banyak potensi dan kemampuan yang dimiliki bersama, Dandim Flotim ini juga menyadari bahwa akan ada banyak tantangan dalam usaha mencapai tujuan bersama, salah satunya adalah masalah birokrasi. Namun, menurutnya, sistim birokrasi yang dijalani sesungguhnya menuntut kita taat administrasi sehingga terhindar dari tindakan korupsi dan lain sebagainya.

“Namun, apabila diperlukan lebih cepat di lapangan, Babinsa siap membantu. Kita semua punya keprihatinan yang sama, siap membantu untuk percepatan di lapangan,” sambung Letkol Tunggul sambil mengajak seluruh komponen untuk bersatu dan berpadu serta bekerjasama agar penurunan angka stunting di Flores Timur dapat tercapai sesuai target yang sudah ditetapkan.

Hadir pula dalam rakor ini, Kepala Dinas (Kadis) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sri Ardi Rahaju, S.Sos.M.A.P., Kadis Kesehatan, dr. Agustinus Ogie Silimalar. Kadis Komunikasi dan Informatika, Heronimus Lamawuran/Herry, S.Sos., Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Petrus Petara Aran, S.P., Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Achmad R. Duli, SE., Kadis Sosial, Anselmus Yohanes Maryanto, S.Sos., para kepala puskesmas, kepala desa dan lurah dan tenaga kesehatan.

Sumber: Prokopim Flotim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top