DCIM100MEDIADJI_0053.JPG
BERSAMA FORKOPIMDA TINJAU RS ADONARA,PENJABAT BUPATI; KOMITMEN BERSAMA MEMENUHI HARAPAN MASYARAKAT

Sabtu, 16 Juli 2022. Hari belum terlalu siang ketika iring-iringan mobil memasuki desa Saosina di Kecamatan Adonara Timur. Beberapa meter setelah jalan raya, mobil-mobil itu kemudian berbelok, lantas disambut oleh pepohonan hijau yang tumbuh di sepanjang jalan setapak dan nampak baru dibersihkan. Adalah Penjabat Bupati Flores Timur, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si yang kemudian turun dan melangkah tepat di samping gedung megah dan besar yang hingga saat ini belum sempat difungsikan itu, selanjutnya memimpin rombongan untuk meninjau gedung-gedung di area yang cukup besar ini. Di samping jalan yang dilalui, ada gedung besar dan megah berdiri, berhadapan langsung dengan jejeran pohon kelapa di depannya. Dua bangunan depan ini adalah sebagian dari gedung Rumah Sakit (RS) Adonara. Di bagian belakang masih terdapat beberapa gedung lagi yang menandakan fungsi tertentu dari tata bangunan yang ada. Semua gedung terkesan besar, modern serta bersih dari coretan dan perilaku vandalisme. Penjabat Bupati beserta rombongan meninjau hingga ke bagian belakang yang direncanakan sebagai dapur rumah sakit.

sumber foto Prokopim Flores Timur

“Ini bagus sekali,” ucap Penjabat Bupati beberapa kali ketika melihat fasilitas gedung yang sudah selesai dibangun ini.

Suasana terasa berbeda. Karena kunjungan Penjabat Bupati kali ini hadir bersama Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Flores Timur yakni Dandim 1624 Flores Timur, Letkol Inf. Tunggul Jati, Kapolres Larantuka, I Ngurah Joni, SH., S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Flores Timur, Bayu Setyo Pratomo, S.H., M.H. Penjabat Bupati Flores Timur juga didampingi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Flotim, Drs. Petrus Pedo Maran, M.Si., pimpinan-pimpinan OPD seperti Kepala BP4D, Apolonia Corebima, SE.M.Si., Kadis Kesehatan, dr. Agustinus Ogie Silimalar, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Johanes Brechmans Suban Tukan, ST.MT., Inspektur Daerah, Antonius Lebi Raya, S.Sos., M.A.P serta Direktur Perumda Air Minum Ina Gelekat (PDAM) Frans Mety Carvallo.

Kegiatan dilanjutkan dengan tatap muka bersama Camat Adonara Timur, Ariston Tokan beserta Forkopimcam, Para kepala desa dan ketua BPD se Kecamatan Adonara Timur, Ketua TP PKK Kecamatan, Pimpinan BUMN/BUMD tingkat kecamatan, tokoh masyarakat dan warga masyarakat.

Atas nama masyarakat di Kecamatan Adonara Timur dan seluruh masyarakat di Pulau Adonara Camat Ariston memohon agar RS Adonara bisa segera difungsikan sehingga bisa menolong masyarakat yang sangat membutuhkan pelayananan kesehatan. Menyambut pernyataan Camat Ariston tersebut, seluruh Anggota Forkompimda Kabupaten Flores Timur memberikan dukungan dan perhatian agar harapan tersebut segera terwujud.

sumber foto Prokopim Flores Timur

Pada kesempatan yang sama, Kadis Kesehatan dalam penjelasannya menyebutkan bahwa rumah sakit ini dibangun sejak tahun 2011. “Jangka waktunya yang sangat lama, dan hingga saat ini belum dioperasionalkan,” paparnya sembari mengungkapkan bahwa hingga saat ini dua kebutuhan penting dan mendasar yang sedang diupayakan dalam pembangunan rumah sakit ini adalah penyediaan jaringan air dan pasokan listrik pada rumah sakit ini.

Dandim 1624 Flores Timur, dalam sambutannya turut mengagumi fasilitas gedung RS Adonara ini. “Rumah sakit ini sungguh sangat luar biasa. Sepuluh tahun belum beroperasi, dan dapat dibayangkan bila sudah beroperasi maka sudah banyak orang yang bisa diselamatkan. Tentunya sebagai warga Flores Timur, khususnya warga Adonara sangat berharap agar gedung ini segera beroperasi,” harapya. Dandim juga mengajak masyarakat Adonara khususnya yang berada di sekitar lokasi rumah sakit ini agar bersama aparat keamanan di Koramil Adonara dan Polsek Adonara Timur turut menjaga dan merawat gedung ini agar tidak dirusaki oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Senada dengan itu, Kapolres Flores Timur pun mengutarakan hal serupa. “Jadi, kalau ada yang sakit, tidak perlu lagi dibawa ke Larantuka,” sebutnya. Kapolres juga menekankan pentingnya penegasan status lahan yang menjadi lokasi dibangunnya rumah sakit ini sehingga di kemudian hari tidak terjadi masalah-masalah hukum berkaitan dengan hal itu. Kapolres berharap adanya kerjasama dan niat yang satu dan sama untuk menjaga serta melanjutkan pembangunan fasilitas kesehatan ini sehingga akan memberi dampak balik yang bermanfaat untuk masyarakat Adonara.

Komitmen yang sama juga disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Flores Timur, bahwasanya RS Adonara ini segera dapat difungsikan sambil mengajak semua pihak terkait untuk berkontribusi positip terhadap penyelesaian masalah-masalah yang ada kaitannya dengan RS Adonara yang saat ini sudah dapat terselesaikan. “Saya berharap masalah-masalah yang berkaitan dengan pembangunan Rumah Sakit Adonara ini sudah clear, dan tidak jadi masalah di kemudian hari,” harapnya.

Camat Adonara Timur, Ariston Kolot Ola untuk kesekian kalinya mewakili suara masyarakat Adonara pun menyampaikan bahwa RS Adonara ini merupakan kebanggaan masyarakat Adonara, dan berharap rumah sakit ini segera dioperasikan. “Kami berharap dalam waktu dekat, rumah sakit boleh beroperasi. Mudah-mudahan segala persoalan berkaitan dengan RS Adonara bisa dapat segera diselesaikan sehingga RS Adonara segera beroperasi,” harapnya sambil mengungkapkan kekhawatirannya bila gedung ini tidak dimanfaatkan segera maka menjadi gedung yang tak terawat dan rusak. “Yang lebih penting dari itu, masyarakat Adonara berharap bisa dilayani urusan kesehatannya di rumah sakit ini,” tutupnya.

Penjabat Bupati Flores Timur menyambut baik pesan dan harapan semua pihak yang berharap RS Adonara ini segera difungsikan. Penjabat Bupati juga memberikan apresiasi terhadap dukungan yang kuat dari anggota Forkopimda Kabupaten Flores Timur.

“Saya sengaja membawa Forkopimda supaya semua masyarakat Flores Timur, termasuk di Adonara, tahu bahwa kita - pemerintah – selalu solid untuk hadir mensejahterakan seluruh masyarakat Flores Timur, termasuk di Adonara,” ucapnya membuka sambutan. Berkaitan dengan rencana pengoperasian rumah sakit ini, Penjabat Bupati menekankan bahwa semua persoalan terkait rumah sakit ini harus diselesaikan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan hati.

“Kita punya keinginan, kita punya tanggung jawab, bahwa kita akan mengaktifkan rumah sakit ini. Oleh karena itu tidak ada jalan lain; apapun masalahnya, kita selesaikan secara bersma dengan sebaik-baiknya,” demikian harapnya sambil meminta agar tanggung jawab yang belum dipenuhi dapat segera diselesaikan secara baik.

“Ada tanggung jawab yang harus diberikan pada semua pekerja, tanggung jawab yang belum terselesaikan, segera selesaikan, karena saya dari pemerintah sudah selesaikan, yang didukung oleh Pak Dandim, Pak Kajari dan Pak Kapolres,” lanjutnya.

Untuk mendukung rencana beroperasinya RS Adonara pada Tahun 2023, pada Tahun 2022 telah dialokasikan anggaran untuk pembangunan sumur dan belanja listrik.

“Tahun depan, saya sudah siap mengalokasikan sumber daya,” sebut Doris Rihi yang mengakui bahwa kebutuhan sumber daya di rumah sakit ini sangat besar sehingga perlu dikomunikasikan secara baik dengan semua pihak serta menuntut tanggung jawab, ketulusan, kejujuran dan loyalitas setiap orang untuk menjalaninya.

Penjabat Bupati kemudian mengungkapkan bahwa kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi oleh rumah sakit ini adalah kebutuhan alat kesehatan dan sumber daya manusia serta perawatan rumah sakit ini sendiri.

sumber foto Prokopim Flores Timur

Untuk persoalan kebutuhan listriknya sendiri, diakuinya PT. PLN (Persero) ULP Adonara sudah siap menyatakan kesiapan dan kesanggupan pasokan daya listrik yang dibutuhkan di rumah sakit ini.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa diisi. Kita isi dulu, dan untuk mengisinya kita sudah siapkan anggarannya,” tutupnya sembari mengapresiasi usaha setiap pihak khususnya masyarakat Adonara yang memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan rumah sakit ini. Apresiasi juga diberikan kepada warga masyarakat atas kesabaran menunggu dan tetap menjaga bangunan RS Adonara yang ada saat ini. Selepas diskusi ringan bersama masyarakat dan menikmati makan siang bersama, rombongan Penjabat Bupati kemudian meninggalkan RS. Adonara dengan membawa harapan-harapan terbaik dari masyarakat Adonara dan harapan kita semua bahwasanya tahun depan rumah sakit ini tidak sekedar menjadi sesuatu yang dibanggakan namun yang lebih penting dari itu; hadir untuk semakin meningkatkan taraf kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat.

Sumber Berita : Bagian Prokopim Flores Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to Top